Ni Luh Puspa: Prambanan Shiva Festival Perkuat Daya Tarik Wisata Religi
- Administrator
- Selasa, 20 Januari 2026 07:21
- 39 Lihat
- Sorotan
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, berharap Prambanan Shiva Festival 2026 dapat meningkatkan daya tarik Candi Prambanan sebagai destinasi wisata religi unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Festival ini berlangsung dari 17 Januari hingga 15 Februari 2026 dan diawali dengan perayaan Shivaratri.
Ni Luh Puspa menekankan, perayaan ini menjadi kesempatan penting untuk meneguhkan peran Candi Prambanan tidak hanya sebagai warisan budaya dunia, tetapi juga sebagai pusat ibadah umat Hindu di Indonesia. "Candi Prambanan adalah living heritage yang harus kita jaga bersama. Kesuciannya harus kita rawat sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan bangsa," kata dia dia dalam keterangannya.
Perayaan Shivaratri dalam rangkaian Prambanan Shiva Festival meneguhkan peran Candi Prambanan sebagai situs warisan budaya dunia sekaligus pusat ibadah umat Hindu di Indonesia. Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Wisnu Bawa Tenaya, menyampaikan bahwa ajaran Shiwa dijadikan sebagai dasar pelaksanaan festival, yang sejalan dengan semangat moderasi beragama.
Prambanan Shiva Festival juga menampilkan pameran lukisan, pagelaran seni budaya, dan diskusi keagamaan dan kebudayaan. Festival ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan umat Hindu untuk mempromosikan nilai-nilai spiritual dan budaya.
Selain itu, festival ini juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi lokal dan mempromosikan produk-produk lokal. "Kami berharap festival ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan wisata religi dan budaya," kata Ni Luh Puspa.
Dalam kunjungannya ke Daerah Istimewa Yogyakarta, Ni Luh Puspa juga mendatangi Kampung Wisata Purbayan di Kota Yogyakarta serta Desa Wisata Hargotirto di Kabupaten Kulonprogo. Dia melihat arsitektur bangunan serta melihat pembuatan kerajinan perak dan batik di Purbayan serta meninjau sentra produksi gula semut dan melihat pembuatan batik saat berkunjung ke Hargotirto.
Dengan demikian, Prambanan Shiva Festival 2026 diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengembangan wisata religi dan budaya di Indonesia, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan budaya dan spiritual.
Foto: Dok. Kemenpar.go.id