Labuhan Parangkusumo: Mengajak Generasi Muda Lestarikan Budaya
- Administrator
- Rabu, 21 Januari 2026 07:28
- 34 Lihat
- Sorotan
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menekankan pentingnya melestarikan budaya Jawa dalam upacara adat labuhan Hajad Dalem Tingalan Jumenengan Dalem di Pantai Parangkusumo, Bantul, Yogyakarta. Upacara ini merupakan bagian dari peringatan Jumenengan Dalem Ke-38 Sri Sultan Hamengku Buwono X.
"Budaya Jawa menginginkan adanya keselarasan, harmoni, serta keselamatan. Untuk itu, generasi muda harus memahami dan melestarikan budaya ini agar tidak kehilangan identitas diri dan karakter sejati," kata Bupati Halim dalam keterangan resmi.
Upacara labuhan ini diawali dengan serah terima ubarampe di Kantor Kapanewon Kretek, kemudian dibawa ke Cepuri, Parangkusumo, untuk didoakan. Setelah itu, ubarampe dibawa ke Pantai Parangkusumo untuk didoakan kembali dan dilabuh ke Samudra Hindia.
Antusiasme masyarakat sangat besar, dengan pengunjung dari berbagai daerah memadati kawasan Parangkusumo untuk menyaksikan prosesi sakral ini. Labuhan Tingalan Jumenengan Dalem juga dilaksanakan di Gunung Merapi dan Gunung Lawu.
Bupati Halim berharap generasi muda dapat memahami dan melestarikan budaya ini, sehingga tidak kehilangan pengetahuan tentang "sangkan paran", yaitu asal dan tujuan hidup. Dengan demikian, budaya Jawa dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari identitas bangsa.
Foto: Dok. Pemkab Bantul