Betor Mulai Disingkirkan, Becak Listrik Jadi Wajah Baru Malioboro

  • Administrator
  • Jumat, 05 Juni 2026 05:33
  • 9 Lihat
  • Sorotan

Pemerintah Kota Yogyakarta mulai mengambil langkah tegas untuk mengurangi keberadaan becak motor (betor) di kawasan wisata Malioboro. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus mendukung transportasi ramah lingkungan di pusat kota budaya tersebut.

 

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan dalam keterangannya, keberadaan becak konvensional berbahan bakar fosil secara bertahap akan digantikan oleh becak listrik. Menurutnya, perubahan ini tidak hanya bertujuan mengurangi polusi, tetapi juga menjaga keberlangsungan mata pencaharian para pengemudi becak yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor transportasi wisata.

 

Sebagai langkah awal, sebanyak 50 unit becak motor yang sebelumnya beroperasi di kawasan Malioboro dimusnahkan menggunakan alat berat. Para pengemudi yang terdampak kemudian memperoleh becak listrik yang disalurkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT KAI.

 

Hasto menilai becak listrik merupakan alternatif yang lebih sesuai dengan konsep pengembangan Malioboro sebagai kawasan wisata berkelanjutan. Selain tidak menghasilkan emisi gas buang secara langsung, kendaraan tersebut diharapkan mampu mendukung upaya pelestarian kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta yang telah mendapat pengakuan dunia.

 

Program konversi ini akan terus dilanjutkan dalam beberapa tahun ke depan. Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan seluruh armada becak motor yang jumlahnya diperkirakan mencapai 900 unit dapat beralih ke becak listrik dalam waktu sekitar dua tahun.

 

Saat ini, sekitar 260 becak listrik telah beroperasi di Yogyakarta. Meski sebagian unit masih dalam tahap penyesuaian dan uji coba, pemerintah optimistis teknologi yang digunakan akan terus disempurnakan sehingga semakin nyaman bagi pengemudi maupun penumpang.

 

Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, Pemkot juga berharap adanya dukungan infrastruktur pengisian daya dari PLN. Selain itu, penyaluran becak listrik dilakukan melalui sistem koperasi agar pengelolaannya lebih terkontrol dan tidak memicu penambahan kembali jumlah becak motor di masa mendatang. Dengan strategi ini, Yogyakarta berharap dapat menghadirkan transportasi tradisional yang tetap eksis namun lebih selaras dengan kebutuhan lingkungan modern.

 

Foto: via Warta Jogja

Betor

Komentar

0 Komentar