Paguyuban SMS Dinilai Jadi Duta Budaya Sleman di Perantauan

  • Administrator
  • Jumat, 24 April 2026 07:06
  • 4 Lihat
  • Sorotan

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menegaskan bahwa Paguyuban Sleman Manunggal Sembada (SMS) memiliki peran strategis sebagai agen kebudayaan yang membawa identitas daerah ke berbagai wilayah di Indonesia. Menurutnya, keberadaan paguyuban masyarakat Sleman di luar daerah bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga sarana promosi dan pelestarian budaya lokal.

 

Pernyataan tersebut disampaikan saat peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 Paguyuban SMS yang digelar di Anjungan Daerah Istimewa Yogyakarta, kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan masyarakat perantauan dengan tanah kelahirannya sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Sleman kepada publik yang lebih luas.

 

Danang menyebut setiap anggota paguyuban merupakan duta daerah yang membawa citra positif Sleman di manapun berada. Ia berharap kolaborasi antara Paguyuban SMS, Pemerintah Kabupaten Sleman, dan Pemerintah Daerah DIY terus terjalin guna mendorong kemajuan budaya, sosial, dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa nilai “Manunggal Sembada” yang menjunjung persatuan, kebersamaan, serta semangat gotong royong menjadi fondasi utama dalam menjaga kekompakan masyarakat Sleman, baik yang tinggal di daerah asal maupun di perantauan. Paguyuban diharapkan mampu menjadi perekat identitas sekaligus ruang komunikasi antarwarga Sleman lintas generasi.

 

Ketua Paguyuban SMS, Suharno, menjelaskan bahwa perayaan HUT ke-24 dimeriahkan berbagai pertunjukan seni tradisional seperti Guyon Maton, Lelagon, serta musik campursari binaan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman dengan tajuk Kamandaka Wuyung. Dukungan Dana Keistimewaan DIY dinilai sangat membantu paguyuban dalam menghadirkan potensi seni budaya Sleman di ibu kota.

 

Selain menampilkan kesenian, kegiatan tersebut juga diisi aksi sosial berupa penyaluran santunan bagi anak yatim piatu melalui Baznas Sleman. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sleman bersama Wakil Ketua DPRD Sleman Ani Martanti. Acara turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Suhartoyo, Kepala Badan Kepegawaian Negara Zudan Arif Fakrulloh, serta Kepala Badan Penghubung Daerah DIY Nugrohoningsih.

 

Foto: slemankab .go.id

Sleman

Komentar

0 Komentar